Euforia libur Lebaran memang menyenangkan dan seringkali diwarnai dengan berbagai kegiatan bersama teman dan keluarga. Namun, tanpa disadari, keseruan ini bisa memicu munculnya ‘Fear of Missing Out’ atau FOMO pasca-Lebaran. Fenomena ini dapat terlihat dalam dua bentuk utama. Pertama, keinginan untuk ikut-ikutan liburan seperti yang dipamerkan teman di media sosial, padahal kondisi keuangan sudah menipis akibat pengeluaran selama Lebaran. Kedua, dorongan untuk membeli barang-barang baru karena tergiur diskon atau melihat teman memamerkan barang yang baru dibeli, tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial.
FOMO pasca-Lebaran ini menyimpan bahaya yang nyata bagi kondisi finansial dan mental. Mengikuti setiap tren dan keinginan teman tanpa perhitungan matang dapat dengan cepat menguras isi dompet. Pengeluaran yang tidak terkontrol akan berujung pada keuangan yang jebol dan menimbulkan stres berkepanjangan setelah masa liburan usai. Alih-alih kembali ke rutinitas dengan semangat baru, Anda justru akan dibebani dengan masalah finansial yang seharusnya bisa dihindari.
Oleh karena itu, penting untuk memiliki strategi dalam menghadapi potensi FOMO pasca-Lebaran. Langkah pertama adalah fokus pada diri sendiri. Ingatlah selalu kondisi keuangan dan prioritas yang telah ditetapkan. Jangan biarkan unggahan teman di media sosial mengaburkan pandangan Anda terhadap apa yang sebenarnya penting. Selanjutnya, buatlah anggaran keuangan pasca-Lebaran. Rencanakan pengeluaran untuk kebutuhan pokok dan hindari pembelian impulsif yang tidak perlu.
Selain itu, bersikaplah bijak dalam membandingkan diri dengan orang lain di media sosial. Ingatlah bahwa apa yang ditampilkan di media sosial seringkali hanya bagian terbaik dari kehidupan seseorang, bukan keseluruhan realita. Terakhir, selalu prioritaskan kebutuhan di atas keinginan. Tahan diri dari godaan untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak mendesak. Dengan menerapkan tips-tips sederhana ini, diharapkan Anda dapat menikmati momen pasca-Lebaran dengan tenang tanpa terjebak dalam lingkaran FOMO yang merugikan.
Referensi dari berbagai sumber diolah Tim Media GAS.
Kunjungi IG dan FB kami giri_arta_syariah