Surah An-Nahl ayat 90 merupakan pedoman fundamental bagi umat Muslim dalam berinteraksi dengan sesama, karena menekankan pentingnya menegakkan keadilan dan kebajikan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Perintah ini bukan sekadar anjuran moral, melainkan fondasi utama dalam membangun tatanan sosial yang harmonis. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut, hak setiap individu akan lebih dihormati dan kasih sayang dapat menjadi landasan utama dalam setiap hubungan kemasyarakatan.
Selain itu, ayat tersebut secara spesifik memerintahkan kita untuk memberikan bantuan kepada kerabat dekat. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial harus dimulai dari lingkaran terkecil, yaitu keluarga dan saudara, sebelum meluas ke masyarakat umum. Dengan membantu kerabat, kita tidak hanya meringankan beban ekonomi mereka, tetapi juga mempererat tali silaturahmi yang merupakan salah satu kunci pembuka pintu rezeki dan keberkahan dalam hidup sesuai dengan prinsip syariah.
Di sisi lain, Allah SWT dengan tegas melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Larangan ini berfungsi sebagai benteng agar manusia tidak terjerumus ke dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dalam konteks ekonomi dan sosial, hal ini berarti menjauhi praktik-praktik curang, eksploitasi, serta segala bentuk konflik yang dapat memecah belah persatuan. Menghindari hal-hal negatif tersebut sama pentingnya dengan menjalankan perintah kebajikan.
Sebagai bentuk edukasi diri, pesan Al-Qur’an ini mengingatkan bahwa setiap individu memikul tanggung jawab moral untuk selalu mawas diri dalam setiap tindakan. Memahami esensi keadilan dan kebaikan bukan hanya soal teori, melainkan tentang bagaimana kita secara konsisten mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjadikan nilai-nilai ini sebagai komitmen nyata, kita dapat menciptakan ekosistem kemasyarakatan yang lebih sehat, sejahtera, dan penuh keberkahan bagi semua pihak.
Referensi dari berbagai sumber diolah Tim Media GAS.
Kunjungi IG dan FB kami giri_arta_syariah